MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL BANK: OPERASIONAL RISK MANAGEMENT AND INTERNAL CONTROL

Kata kunci: Manajemen risiko, risk management, operasional bank, internal control

Hotel Harris Tebet / Hotel Ibis, Jakarta | 18 – 19 September 2014  | Rp. 4.500.000

 

GAMBARAN UMUM PROGRAM MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL BANK

Ancaman yang muncul dari dan terhadap kegiatan operasional bank dapat dipicu oleh berbagai faktor baik internal maupun ekstenal. Peristiwa potensial seperti penyalahgunaan wewenang (fraud), kegagalan sistem teknologi informasi, standar proses operasi yang belum sesuai dengan peraturan/regulasi yang berlaku, dan kejahatan pihak eksternal terhadap bank jika tidak identifikasi dan dikelola dengan baik dapat menimbulkan permasalahan yang berat bahkan bencana bagi bank.

Risiko operasional sebenarnya lazim dihadapi berbagai lembaga keuangan termasuk bank, namun jenis risiko ini baru mendapatkan perhatian luas setelah dimasukan ke dalam kerangka regulasi Basel II. Manajemen risiko yang terkait dengan risiko operasional ini dikenal sebagai manajemen risiko operasional. Seiring dengan itu, terdapat kebutuhan akan pemahaman yang memadai dan komprehensif mengenai manajemen risiko operasional.

Workshop dua hari ini dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut di atas dengan tujuan dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan praktis peserta dalam penerapan manajemen risiko operasional.

 

MATERI MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL BANK :

  1. Pengertian tentang Risiko dan Risiko Operasional
  2. Kasus-kasus Perbankan terkait Risiko Operasional
  3. Mengenali Jenis-jenis Kegagalan Operasional Bank: people risk, process risk (model, transaksi, dan kegiatan operasional), system and technology risk, external party risk, dan natural disaster risk.
  4. Elemen-elemen Utama Manajemen Risiko Operasional: Kebijakan, identifikasi, proses bisnis, metode pengukuran, manajemen eksposur, pelaporan, analisis risiko, dan economic capital.
  5. Risiko Operasional dan Risk Capital.
  6. Model-model Risiko Operasional berbasis Basel II: Basic Indicator, Standardized Approach, dan Advanced Measurement Approach (AMA).
  7. Value-at-Risk (VAR) for Operational Risk
  8. Risk and Control Self-Assessment (RCSA): Arti penting, pendekatan, dan pelaksanaan RCSA yang efektif
  9. Strategi Mitigasi Risiko Operasional: risk prevention dan risk reduction program.
  10. Operational risk reporting and profiling

 

Fasilitator

R. Rachmat Sumedhi, SE, FMAcc, MM

Adalah lulusan Magister Science of Management (Finance), National University – Indonesia, Fellow of Master of Accountancy, Charles Sturt University, Wagga Wagga Australia, Sarjana Ekonomi Universitas Katolik Atmajaya Jakarta.

Saat ini beliau menjabat General Manager Finance asing di Indonesia, beliau juga dosen tidak tetap pada Universitas Riau dan Universitas Nasional, 28 tahun berpengalaman sebagai konsultan manajemen dan 21 tahun sebagai pengajar Training-training dan seminar-seminar mengenai Manajemen, Keuangan, Risk Management, Operational, HR and Development Programs. Mempunyai pengalaman bekerja di berbagai negara seperti ROC Taiwan, Sri Lanka, Singapore, Hongkong, Australia dan PNG.

 

 

Investasi :

Rp 4.500.000,- (Empat Juta Lima Ratus Ribu Rupiah ) belum termasuk pajak terkait

 

Investasi sudah termasuk :

  1. Coffe Break 2X dan Lunch
  2. Sertifikat
  3. Souvenirs dan Seminar Kits
  4. Seminar Bag
  5. Modul
  • Discount 10% apabila pendaftaran group minimal 5 orang dari perusahaan  yang sama dalam 1 (satu) pelatihan dan waktu yang sama.
  • Pelaksanaan training akan diselenggarakan apabila telah mencapai quota  peserta 4-5 orang
  • Konfirmasi pelaksanaan training akan dilakukan 3 (tiga hari sebelum tanggal pelaksanaan)

 

MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL BANK- OPERASIONAL RISK MANAGEMENT AND INTERNAL CONTROL

About the Author:

Post a Comment