SECURITY RISK MANAGEMENT FOR HIGH RISK INDUSTRIES

Kata Kunci: Manajemen Risiko, Risk Industries, Security Risk Management

Jakarta | 03 – 05 September 2014 | Rp 5.950.000/peserta
Jakarta | 08 – 10 Oktober 2014 | Rp 5.950.000/peserta
Jakarta | 05 – 07 November 2014 | Rp 5.950.000/peserta
Jakarta | 03 – 05 Desember 2014 | Rp 5.950.000/peserta

 

 

DESKRIPSI TRAINING SECURITY RISK MANAGEMENT

Pada bulan Oktober 2008 lalu terbetik kabar mengejutkan. Polisi mengungkap dugaan adanya rencana aksi terorisme di Jakarta, dengan depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, sebagai targetnya. Tujuh orang tersangka telah ditangkap berikut sederet barang bukti, di antaranya sejumlah dua kilogram bahan peledak jenis TNT.
Kasus tersebut secara langsung menunjukkan, bahwa peta ancaman yang dihadapi oleh pelaku industri berisiko tinggi (high risk industries) di Indonesia telah berubah jauh. Bukan lagi sekedar pencurian, perampokan atau sabotase karena persaingan industri, namun menjadi sasaran antara pelaku terorisme; dengan tujuan menciptakan kerusakan yang sangat besar. Dapat dibayangkan, betapa parah kerusakan yang akan terjadi – baik fisik, sosial, ekonomi m2011-12-14aupun politik – apabila depo Pertamina di Plumpang tersebut benar-benar diledakkan.
Belajar dari peristiwa di atas, sudah saatnya bagi para pelaku industri berisiko tinggi (high risk industries) untuk mengkaji secara sungguh-sungguh pengelolaan pengamanan usahanya.



TUJUAN TRAINING
SECURITY RISK MANAGEMENT

Setelah mengikuti training security risk management ini, peserta ditargetkan :

  1. Memiliki pemahaman yang komprehensif tentang profile keamanan Indonesia terkini.
  2. Memiliki pengetahuan yang diperlukan tentang terorisme mencakup konsep, latar belakang, pola operasi, material bahan peledak, improvised explosive devices (bom rakitan), variasi jangkauan kekuatan ledakan dan pengaruh ledakan terhadap bangunan/manusia. Pengetahuan ini sangat dibutuhkan untuk menyusun Emergency Preparedness Plan guna mengantisipasi aksi terorisme yang menggunakan bom sebagai alat teror.
  3. Memiliki pengetahuan yang sangat dibutuhkan untuk memperluas visi pengamanan korporat, yakni Security Risk Management.
  4. Memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam melakukan Security Risk Assessment.
  5. Memiliki pengetahuan instrumen physical security yang sangat dibutuhkan dalam mendisain sistem pengamanan terintegrasi.

 

CAKUPAN MATERI TRAINING SECURITY RISK MANAGEMENT:

  1. Profile Keamanan Indonesia
  2.  Anatomi Terorisme
  3. Security Risk Management
  4. Security Risk Assessment
  5. Instrumen Physical Security
  6.  Perencanaan Pengamanan Korporat

 

 

KOMPOSISI MATERI TRAINING:

Terdiri dari 60% teori dan 40% praktek.

 

METODE TRAINING SECURITY RISK MANAGEMENT

  1. Paparan materi
  2. Pemutaran film
  3. Diskusi interaktif
  4. Praktek

 

SIAPA SEBAIKNYA MENGHADIRI TRAINING INI?

Security Manager, HR&GA Manager, Safety Manager, Risk Management Manager dan personil lain yang terkait dengan keamanan/pengamanan perusahaan pada industri berisiko tinggi (high risk industries).

 

REKOMENDASI:

Setiap peserta direkomendasikan untuk membawa laptop.

 

INSTRUKTUR TRAINING:

Haryoko R. Wirjosoetomo

HARYOKO R. WIRJOSOETOMO, adalah seorang yang memiliki kompetensi di bidang Security & Safety Lead Auditor, beliau alumnus dari Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), selama lebih dari 15 tahun terakhir beliau menggeluti dunia risk management. Untuk meningkatkan kemampuannya beliau telah mengikuti berbagai pelatihan dan workshop mengenai operational risk management, corporate security & business intelligence baik di dalam maupun luar negeri. Salah satu keahliannya yang terbilang langka adalah mampu mengintegrasikan security risk management & safety risk management dalam satu sistem, sehingga efisien dalam investasi dan penggunaan sumberdaya. Beliau memiliki beberapa sertifikasi seperti :

  1. Auditor OHSAS 18001, diterbitkan oleh International Register of Certificated Auditors (IRCA) London, Inggris.
  2. Licenced NLPTM Practitioners, diterbitkan oleh The Society of Neuro Linguistic Programming, Florida, Amerika Serikat.
  3. Fasilitator Nasional, Pandemic Preparedness Workshop, Komite Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza (Komnas FBPI) dan Unicef Indonesia.
  4. Hypnotherapist, diterbitkan oleh Indonesian Board of Hypnotherapy.

Area kompetensi beliau adalah sbb:
1.    Security risk management,
2.    safety risk management,
3.    terrorism risk management,
4.    fraud risk management,
5.    business intelligence,
6.    disaster risk management dan
7.    pandemic preparedness.

Beliau sudah berpengalaman dalam bidang kompetensinya dalam hal menangani banyak proyek-proyek yang berkaitan dengan kompetensinya tersebut dan telah memberikan banyak training/pelatihan kepada banyak perusahaan di Indonesia.

 

TEMPAT TRAINING SECURITY RISK MANAGEMENT

 Jakarta( Hotel  Ibis Arcadia/Hotel Harris Tebet/Hotel  Oak Tree/Setiabudi Building 2)

 

DURASI TRAINING SECURITY RISK MANAGEMENT

3 hari

 

 

JADWAL TRAINING SECURITY RISK MANAGEMENT

  1. 3 – 5 September 2014
  2. 8 – 10 Oktober 2014
  3. 5 – 7 November 2014
  4. 3 – 5 December 2014

 

HARGA INVESTASI/PESERTA :

  1. Rp 5.950.000/peserta (bayar penuh)  atau
  2. Rp 5.750.000/peserta (early bird, yang membayar 1 minggu sebelum training) atau
  3. Rp 5.500.000/peserta (grup, untuk 3 peserta atau lebih dari 1 perusahaan yang sama)

 

FASILITAS UNTUK PESERTA :

  1. Modul Training
  2. CD Training berisi materi training
  3. Sertifikat
  4. ATK: NoteBook dan Ballpoint
  5. Jaket atau rompi
  6. Tas atau ransel
  7. Foto Training
  8. Ruang Training dengan fasilitas Full AC dan multimedia
  9. Makan siang dan 2 kali coffeebreak
  10. Instruktur yang qualified danberpengalaman
  11. Transportasi untuk peserta dari hotel penginapan peserta ke hotel tempat training PP ( Jika peserta dari 1 perusahaan yang sama ada 4 orang)

SECURITY RISK MANAGEMENT FOR HIGH RISK INDUSTRIES

About the Author:

Post a Comment